Posted in Kesehatan

Sumber Karbohidrat Yang Lebih Sehat Dari Nasi Putih

Orang Indonesia sebagian besar mengkonsumsi nasi sebagi salah satu sumber karbohidrat, sebenarnya masih banyak makanan sehat yang bisa digunakan untuk mengganti nasi, bahkan dengan tambahan vitamin dan serat tinggi yang membantu tubuh dalam sistem pencernaan. Simak terus informasi dibawah ini untuk mengetahui apa saja Sumber Karbohidrat Yang Lebih Sehat Dari Nasi Putih

sumber-karbohidrat-yang-lebih-sehat-dari-nasi-putih

Sumber Karbohidrat Yang Lebih Sehat Dari Nasi Putih — Karbohidrat adalah sumber energi utama yang merupakan senyawa berunsur karbon, hidrogen dan oksigen. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur).

Salah satu makanan pokok orang Indonesia adalah nasi. Istilah “Belum makan namanya kalau belum makan nasi” atau “Orang Indonesia belum afdol kalau belum makan nasi” mungkin terdengar akrab di telinga anda. Sebagian besar masyarakat Indonesia memang diduga terbiasan mengkonsumsi beras atau nasi sebagai makanan pokok sehari-hari. Namun, kini beberapa daerah di Indonesia sudah menggalakkan program sehari tanpa nasi. Caranya, mengganti beras dengan makanan karbohidrat lain. Dan ternyata, makanan pengganti nasi tersebut tidak kalah ergizi, bahkan ada yang lebih menyehatkan, terutama untuk penderita diabetes.

Sumber Karbohidrat Selain Nasi

  • JAGUNG

Di beberapa daerah di Indonesia, jagung bukanlah makanan asing. Nasi jagung bahkan sudah menjadi penganan sehari-hari pengganti nasi yang dikonsumsi secara turun-menurun. Dan tidak mengherankan jika mereka lebih memilih jagung daripada nasi.

Dalam 100 gram biji jagung terdapat 86 kalori dan berbagai jenis vitamin B seperti B1, B3, B5, dan B9 atau folat. Bahkan, kandungan vitamin B dalam jagung sudah memenuhi 10%-19% nilai harian yang harus dikonsumsi manusia. Selain itu, makanan pengganti nasi ini juga mengandung serat, magnesium, fosfor, dan vitamin C yang tentunya penting untuk tubuh.

Serat pada jagung dapat membantu Anda menurunkan kolesterol dan mengatasi susah buang air besar. Kandungan karbohidrat pada 100 gram jagung (74 gram) pun ternyata lebih sedikit jika dibandingkan dengan 100 gram beras putih (80 gram). Ini berarti, jagung bisa menjadi pilihan bagi Anda penderita diabetes karena kunci dalam menjaga keseimbangan gula darah adalah dengan memperhatikan asupan karbohidrat sehari-hari.

  • NASI MERAH

Nasi merah memiliki kandungan vitamin B dan serat yang lebih tinggi daripada nasi putih. Dalam 1 gelas (50 gram nasi), nasi merah memiliki kandungan serat 3,5 gram sedangkan nasi putih memiliki kandungan serat 0,6 gram. Kandungan serat yang tinggi dalam nasi merah akan membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak cepat merasa lapar sehingga Anda tidak makan berlebihan. Selain itu, nasi merah juga memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih. Karena kelebihannya ini, nasi merah mungkin dapat membantu Anda yang sedang dalam program penurunan berat badan.

Selain itu, nasi merah juga baik bagi para penderita diabetes karena kandungan seratnya yang tinggi dan juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga membantu penderita diabetes melitus dalam menjaga kadar gula darahnya. Kelebihan lain dari nasi merah, yaitu kandungan lemak tidak jenuhnya yang tinggi yang dapat membantu Anda menjaga kadar kolesterol dalam darah.

  • ROTI GANDUM UTUH (WHOLE WHEAT)

Roti merupakan salah satu pilihan alternatif selain nasi. Namun, pilihlah roti gandum dibandingkan roti putih jika Anda ingin mendapatkan manfaat yang lebih. Roti gandum mungkin pilihan yang tepat bagi Anda yang sedang dalam penurunan berat badan karena kandungan kalorinya yang lebih rendah daripada nasi putih. Roti gandum juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih. Hal ini membantu agar gula darah Anda tidak cepat naik dan juga mencegah lapar datang lebih cepat.

Selain itu, roti gandum juga mengandung mineral kalsium, magnesium, fosfor, dan seng, serta mengandung vitamin E dan folat. Folat berfungsi membantu menghilangkan homosistein dari darah yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Roti gandum juga mengandung serat yang lebih banyak dibandingkan nasi putih.

  • OAT

Oat merupakan salah satu jenis gandum utuh yang dapat membantu Anda menurunkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan kanker. Oat lebih sedikit mengandung kalori dan karbohidrat, tetapi mengandung lebih tinggi protein dibandingkan dengan nasi putih. Selain itu, oat juga mengandung vitamin B6, tiamin, niasin, dan folat. Oat juga merupakan salah satu sumber riboflavin yang baik. Riboflavin berperan penting dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, membentuk sel darah merah, dan juga mendukung pertumbuhan. Oat juga mengandung seng dalam jumlah yang sama seperti nasi merah.

Selain itu, oat juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, dan fosfor. Kalsium penting untuk kekuatan tulang, zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, dan fosfor berperan penting dalam otot dan fungsi saraf, serta dalam penyimpanan energi. Yang tidak kalah penting adalah oat juga mengandung serat. Serat sangat membantu dalam sistem pencernaan, dan juga meminimalkan risiko kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan obesitas.

  • KENTANG

Kentang juga merupakan salah satu makanan yang dapat menggantikan nasi putih. Kentang memiliki kalori yang lebih rendah daripada nasi putih, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan nasi merah. Kentang juga mengandung serat yang lebih tinggi daripada nasi putih, apalagi jika dimakan dengan kulitnya. Kulit kentang dapat menambah kandungan seratnya. Selain itu, kentang juga mengandung vitamin B6, tiamin, riboflavin, folat, dan vitamin C. Kelebihan lainnya adalah kentang mengandung mineral kalsium 5 kali lebih banyak, fosfor 2 kali lebih banyak, dan kalium 14 kali lebih banyak dibandingkan nasi putih. Kentang dan nasi putih mengandung seng dan magnesium dalam jumlah yang sama.

Kelebihan kentang lainnya adalah kentang memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada nasi putih, tetapi jauh lebih tinggi indeks glikemik pada kentang dibandingkan dengan nasi merah. Kentang rebus lebih baik daripada nasi putih karena lebih banyak mengandung vitamin dan mineral, tetapi jika ditambahkan minyak, mentega, keju, dan lainnya pastinya akan menambah jumlah kalori dari kentang.

BACA JUGA : Kebiasaan Sehari-Hari Yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Badan Gemuk

Nah, itulah berbagai Kebiasaan Sumber Karbohidrat Yang Lebih Sehat Dari Nasi Putih yang dapat anda konsumsi sehari-hari. Konsumsilah secara bergantian agar anda tidak bosan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

| Sumber Karbohidrat Yang Lebih Sehat Dari Nasi Putih |

Advertisements

One thought on “Sumber Karbohidrat Yang Lebih Sehat Dari Nasi Putih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s